Apa Gelar Nabi Adam As


Selamat beraktifitas kembali, kami menyapa semua pembaca semoga bisa puas denagn apa yang saya tulis ini. Untuk mengawali tulisan saya di tahun yang baru ini saya akan membuat artikel tentang gelar Nabi Adam Alaihisalam. Berdasar literatur dan sejarah yang sudah terbukti bahwa Nabi Adam Alaihisalam merupakan manusia pertama sekaligus sebagai nabi. Dalam perkembangannya di bidang agama yang ada di muka bumi ini Nabi Adam Alaihisalam merupakan manusia yang dulunya menjadi penghuni surganya Allah Swt. Kemudian karena memakan buah terlarang yaitu khuldi sehingga Nabi Adam Alaihisalam diturunkan ke bumi oleh Allah Swt. Dalam bahasa diturunkan ke bumi merupakan tugas Nabi Adam Alaihisalam untuk mengolah dan menghuni bumi ini.

Untuk lebih jelasnya sebenarnya gelar Nabi Adam Alaihisalam apa?
Baik di sini penulis berusaha untuk memberikan referensi yang tepat dan benar supaya bisa menjadi acuan untuk dimengerti dan jelas sumbenya.
Nabi Adam Alaihisalam berdasarkan namanya secara umum diberi gelar Alaihisalam. Apa arti Alaiisalam itu?. Adalah semoga keselamatan dilimpahkan kepadanya. Itu masih secara umum. Jika melihat gelar Nabi Adam secara khusus atau spesifik yaitu, SYAFI’ULLAH.
Bisa disimpulkan bahwa gelar Nabi Adam Alaihisalam adalah SYAFI’ULLAH. Syafi’ullah itu sendiri bermakna yang disucikan. Syafi sendiri bermakna penyembuh atau yang menyembuhkan dan arti ullah yaitu penolong penuh keyakinan.
Bisa diartikan bahwa Nabi Adam Alaihisalam diturunkan ke bumi bertujuan salah satunya supaya disucikan karena telah membuat pelanggaran memakan buah larangan yaitu buah khuldi. Dengan memakan buah larangan tersebut maka Nabi Adam Alaihisalam ada nodanya. Kenapa perlu disucikan? Karena sebelum memasuki surga Allah Swt. Harsu suci dari dosa-dosa. Pada dasarnya surga itu sendiri adalah tempat suci. Dan hanya makhluk Allah Swt. dengan keadaan sucilah yang bisa masuk kesana.
Penulis dalam menyimpulkan pemberian gelar Nabi Adam Alaihisalam mengambil dua sudut pandang yaitu gelar berdasarkan asal usul peristiwa dan gelar berdasar keberhasilan Nabi Adam Alaihisalam bisa menyelesaikan ujian yang Allah Swt. Berikan. Namun, penulis tetap berpedoman pada sejarah dan literatur yang sudah tertulis lebih dulu. Jadi penulis tidak semena-mena menyimpulkannya tanpa adanya dasar yang benar.
Pertama, pengambilan gelar berdasar asal usul Nabi Adam Alaihisalam bisa turun ke bumi dilihat pada kontek perbuatan yang telah dilakukan oleh Nabi Adam Alaihisallam. Perbuatan ini mengacu pada solusi bukan pada keburukannya. Sehingga supaya Nabi Adam Alaihisalam bisa suci kembali maka perlu disembuhkan yaitu tempatnya di bumi. Mengapa harus bumi, karena memiliki arti agar bisa merenung dan menyesali segala kesalahan. Sehingga meminta petunjuk kepada Allah Swt. Jalannya. Oleh sebab itu, manusia diberi akal supaya berfikir dan diberi hati supaya merasakan. Itulah bekal manusia di bumi. Berfikir dalam mempelajari wahyu Allah Swt. Dan merasakannya bukti-bukti kekuasaan Allah Swt.
Kedua, pengambilah gelar berdasar pencapaian Nabi Adam Alaihisalam yang telah lolos ujian di bumi. Manusia jika ingin masuk ke surganya Allah Swt. maka harus menjalani kehidupan di dunia dengan berpedoman pada tuntunan agama. Yaitu menjalankan perintah Allah Swt. dan menjahui larangan Allah Swt.
Sekian artikel kali ini semoga bisa memberi manfaat para pembaca khususnya. Penulis sangat merasa kekurangan dalam menulis artikel ini, oleh sebab itu, kiranya pada saat nanti jika ada pembaca yang merasa lebih tau atau paham mengenai materi ini bisa berbagi dengan penulis dengan berpendapat di kolom komentar. Tujuannya agar bisa menambah wawasan penulis untuk berkarya dalam memajukan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang keagamaan. Terimakasih.

Untuk Navigasi Lengkap Silahkan Kunjungi Peta Situs



Baca Juga:

Langganan Via Email
Copyright © | by: Me