Sejumlah investor Jiangsu minat investasi di ndonesia.

Sejumlah investor asal Provinsi Jiangsu, China tertarik berinvestasi di Indonesia. Tak hanya investor swasta, beberapa investor dari perusahaan pelat merah China di Jiangsu juga tertarik investasi di Indonesia.

Ketertarikan investasi di Indonesia disampaikan oleh pengusaha dari Provinsi Jiangsu tersebut saat berkunjung ke Indonesia. Setidaknya, ada 20 orang delegasi Provinsi di wilayah Timur China ini yang datang ke Indonesia.

Chairman RSM Indonesia Amir Abadi Jusuf, yang menemui  delegasi itu bilang, keingintahuan investor dari Jiangsu sangat tinggi. Bahkan, delegasi tersebut telah melakukan perjalanan ke beberapa pabrik yang ada di Indonesia. "Mereka ingin mengetahui doing business di Indonesia," kata Amir, Senin (13/6).

Asal tahu saja, Provinsi Jiangsu ada di pesisir timur China dan merupakan salah satu provinsi yang memiliki keunggulan di bidang manufaktur elektronika, telekomunikasi, dan komponennya. Ada juga industri petrokimia, tekstil, industri logam dan permesinan.

Selain pengusaha, pebisnis Jiangsu yang datang ke Indonesia itu juga berasal dari pemerintah daerah. Ada juga perwakilan perusahaan seperti Jiangsu Xinoin Steel Co Ltd, Liyang Jinkun Forging & Machining Co Ltd, Jiangsu Donghai Chunbao Crystal Trading Company, Taizhou New Times Real Estate Development Company, Jiangsu Kinson Conduit Industry Co Ltd, serta China Nuclear Industry HuaXing Construction Co Ltd.

Amir bilang, saat ini ketertarikan investor dari Jiangsu baru sebatas tertarik dan belum memutuskan sektor industri yang akan digeluti. "Mereka masih explore, ingin tahu lebih banyak dulu soal Indonesia," ujar Amir.

Angela Simatupang, International Contact Partner dari RSM Indonesia menambahkan, Provinsi Jiangsu dan Indonesia sudah memiliki kerjasama sejak 2011. Sejak itu, investasi investor Jiangsu di Indonesia naik lebih dari US$ 100 juta. Angela bilang, Jiangsu termasuk provinsi kuat dalam hal manufaktur.

Sampai kuartal I-2016, investasi China di Indonesia mencapai US$ 464,6 juta, naik 518,6% dari periode sama tahun lalu. Nilai investasi China itu merupakan yang keempat terbesar setelah Singapura, Jepang dan Hong Kong.

Untuk Navigasi Lengkap Silahkan Kunjungi Peta Situs



Baca Juga:

Langganan Via Email
Copyright © | by: Me