9 Cara Supaya Kegiatan Belajar Mengajar Menjadi Sukses


Kegiatan belajar mengajar merupakan proses utama dalam pembelajaran di sekolah-sekolah. Kegiatan pembelajaran yang baik secara otomatis akan menghasilkan anak didik yang berprestasi. Dalam kaitannya artikel ini saya akan menjabarkan 9 Cara Supaya Kegiatan Belajar Mengajar Menjadi Sukses. Kesuksesan dalam kaitannya ini tidak hanya dari peserta didik saja tetapi guru juga mendapat dampak yang positif.

Wina Sanjaya dalam bukunya Kurikulum dan Pembelajaran mengemukakan beberapa prinsip dari mengajar, diantaranya;
1)   Berorientasi pada tujuan
Mengajar adalah proses yang bertujuan. Oleh karenanya keberhasilan siswa mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan pembelajaran dapat menentukan suatu strategi yang harus digunakan guru.
2)   Aktivitas
Aktivitas tidak dimaksudkan terbatas pada aktivitas fisik, akan tetapi juga meliputi akitvitas yang bersifat psikis seperti aktivitas mental.
3)   Individualitas
Mengajar adalah usaha mengembangkan setiap individu siswa. Walaupun mengajar pada sekelompok siswa, namun pada dasarnya yang akan dicapai adalah perubahan perilaku setiap siswa.
4)   Integritas
Mengajar harus dipandang sebagai usaha mengembangkan seluruh pribadi siswa. Mengajar bukan hanya mengembangkan kemampuan kognitif saja, akan tetapi juga meliputi pengembangan aspek afektif dan psikomotorik. Oleh karena itu, strategi pembelajaran harus dapat mengembangkan seluruh aspek kepribadian siswa secara terintegrasi.
5)   Interaktif
Prinsip interaktif yaitu proses pembelajaran merupakan proses interaksi baik antara guru dan siswa, antara siswa dan siswa, maupun antara siswa dengan lingkungannya.


6)   Inspiratif
Guru harus membuka berbagai kemungkinan yang dapat dikerjakan siswa. Biarkan siswa berbuat dan berfikir sesuai dengan inspirasinya sendiri, sebab pengetahuan pada dasarnya bersifat obyektif, yang bisa dimaknai oleh subjek belajar.
7)   Menyenangkan
Proses pembelajaran adalah proses yang dapat mengembangkan seluruh potensi siswa. Seluruh potensi itu hanya mungkin dapat berkembang manakala siswa terbebas dari rasa takut, dan menegangkan. Oleh karena itu, perlu diupayakan agar proses pembelajaran merupakan proses yang menyenangkan. Proses pembelajaran yang menyenangkan dapat dilakukan pertama, dengan menata ruangan yang seindah mungkin supaya nyaman. Kedua, melalui pengelolaan pembelajaran yang hidup dan bervariasi.
8)   Menantang
Apa pun yang diberikan dan dilakukan oleh guru harus dapat merangsang siswa untuk berfikir dan melakukan. Guru dalam memberikan informasi hendaknya jangan berbentuk informasi yang siap ditelan oleh siswa, akan tetapi informasi yang mampu membangkitkan siswa untuk mau memikirnya lebih mendalam.
9)   Motivasi
Guru harus dapat menunjukkan pentingnya pengalaman dan materi belajar bagi kehidupan siswa, dengan demikian siswa akan belajar bukan hanya sekedar untuk memperoleh nilai atau pujian akan tetapi didorong oleh keinginan untuk memenuhi kebutuhannya.[1][1]






[1][1] Wina Sanjaya, Kurikulum dan Pembelajaran, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008), hlm. 224-228.

Untuk Navigasi Lengkap Silahkan Kunjungi Peta Situs



Baca Juga:

Langganan Via Email
Copyright © | by: Me