Tingkatan Amal yang Dituntut Bagi Setiap Muslim


Tingkatan amal yang dituntut bagi setiap muslim yang benar adalah:
    1.      Memperbaiki diri sehingga memiliki fisik yang kuat, akhlak yang bagus, intelektualitas tinggi, mampu mandiri, bersih aqidahnya, benar dalam ibadah, bersungguh-sungguh dalam diri, menjaga waktu tertata urusannya, dan bermanfaat bagi orang lain. Semua ini wajib bagi setiap muslim. Disini kondisi fisik sangat mempengaruhi dari ibadah yang dijalankan oleh seorang muslim, maka kondisi fisik perlu diperhatikan dan jika perlu diutamakan. Contoh nyata seperti orang pada saat shalat, jika orang tersebut memakai pakaian rapid an harum pasti orang-orang disekelilingnya akan merasa nyaman. Begitu juga sebaliknya.

    2.      Membina rumah tangga islami dengan membawa anggota keluarga untuk menghormati fikrahnya, memelihara adab-adab Islam dalam segala aspek kehidupan rumah tangga, tepat memilih pasangan hidup, meletakkan istri atau suami sesuai dengan hak dan kewajibannya, pandai mendidik anak dan pembantu, serta menumbuhkan mereka pada prinsip-prinsip Islam. Mengingat keluarga merupakan batu loncatan untuk membangun suatu bangsa yang aman tentram serta sejahtera. Secara otomatis kemajuan suatu negara bisa digunakan sebagai indikator bahwa kesejahteraan masyarakatnya terjamin. Begitu juga sebaliknya.
     3.      Membimbing masyarakat dengan menyiarkan seruan kebijakan, memberantas kekejian dan kemungkaran, menganjurkan akhlak mulia, memerintah kepada yang ma’ruf, bersegera melaksanakan kebaikan, membawa opini massa kepada pemikiran islami, dan selalu mewarnai semua aspek kehidupan mereka dengan warna Islam. Hal ini dilakukan lebih utama memperbaiki dan mengornagisasi diri sendiri sebelum terjun ke masyarakat.
     4.      Memerdekan tanah air, dengan membebaskannya dari segala kekuasaan asing, baik politik, ekonomi, maupun rohani. Komponen-komponen inilah yang dipandang sangat penting dan sekaligus rawan, karena berhubungan dengan kemajuan dan kemunduran suatu bangsa.
    5.      Memperbaiki pemerintahan, sehingga menjadi pemerintahan Islam yang benar. Dengan demikian, pemerintah dapat menjalankan fungsinya selaku pelayan umat dan berbuat untuk kemaslahatan mereka. Pemerintah Islam adalah pemerintah yang anggota-anggotanya muslim, yang melaksanakan fardhu-fardhu Islam, tidak menampakkan kemaksiatan, serta melaksanakan hukum-hukum dan ajaran-ajaran Islam. Disini perlu digarisbawai anggota muslim mempunyai tafsir yang mendalam, tergantung pada konteks sebab-akibat adanya suatu faktor(budaya, sosial, hukum, ekonomi, dll). Anggota muslim lebih fleksibelnya diartikan sebagai anggota yang mempunyai sifat-sifat dan ciri-ciri atau karakter seorang muslim.
   6.       Mengembalikan sifat internasional untuk Islam, dengan memerdekkan negeri-negeri mereka, menghidupkan keagungan kebudayaan, dan menghimpun kalimat mereka, sehingga hal itu mendorong kembalinya kekalifahan yang hilang dan kesatuan yang didirikan.
     7.      Pembimbing alam semesta dengan menyebarkan dakwah Islam ke seluruh pelosok, sehingga tidak ada lagi fitnah dan agama semata-semata menjadi hak Allah.

Seseorang ditekankan mempunyai sifat-sifat diatas sdikitnya 2-4 sifat.

Untuk Navigasi Lengkap Silahkan Kunjungi Peta Situs



Baca Juga:

Langganan Via Email
Copyright © | by: Me